Pages

Sabtu, 30 Oktober 2010

JUDUL PI : APLIKASI DETEKSI MASALAH KELAKUAN REMAJA PADA HANDPHONE DENGAN MENGGUNAKAN J2ME

HASIL ANALISA :

Latar Belakang :

Dalam sub menu ini terdapat ganti orang yaitu: "PENULIS" yang digunakan sebanyak 2 kali.

Kata baku yang digunakan:

membahas = 2kali

perancangan = 2 kali

mendeteksi

kelakuan

implementasi



Batasan Masalah :

Dalam sub menu ini terdapat kata ganti orang yaitu: “PENULIS” yang digunakan sebanyak 1 kali.

Kata baku yang digunakan :

Membahas

Perancangan

Mendeteksi

Penanggulangannya

Implementasi





Tujuan Penulisan :

Dalam sub menu ini tidak terdapat kata ganti orang.

Kata baku yang digunakan :

Membuat

Deteksi

Kelakuan

Implementasi



Metode Penelitian :



Analisis kebutuhan :

Dalam sub menu ini tidak terdapat kata ganti orang.

Kata baku yang digunakan :

Minimum

Dibutuhkan



Perancangan :

Dalam sub menu ini terdapat kata ganti orang yaitu: “PENULIS” yang digunakan sebanyak 1 kali.

Kata baku yang digunakan :

Menggunakan

Membuat

Deteksi

Kelakuan

Navigasi

Flowchart



Uji coba :

Dalam sub menu ini terdapat kata ganti orang yaitu: “PENULIS” yang digunakan sebanyak 1 kali.

Kata baku yang digunakan :

Melakukan

Uji coba



Implementasi :

Dalam sub menu ini terdapat kata ganti orang yaitu: “PENULIS” yang digunakan sebanyak 1 kali.

Ada satu kesalahan dalam penulisan, yaitu kata “Pemograman” semestinya, Penulis menggunakan kata “Pemrogramman” bukan “Pemograman”

Kata baku yang digunakan :

Melakukan

Implementasi

Deteksi



SISTEMATIKA PENULISAN :



Dalam sub menu ini terdapat kata ganti orang yaitu: “PENULIS” yang digunakan sebanyak 3 kali.

Kata baku yang digunakan :

Permasalahan

Diuraikan

Dibahas

Pembahasan

Pemahaman

Spesifikasi

Perancangan

Interface

Menguraikan

Keseluruhan

Kamis, 28 Oktober 2010

TUGAS SCRIPT

# Contoh :
• Script : Distro
• Track : Distro Baju & Celana
• Role : Pembeli & Penjual
• Prop : Uang
• Kondisi Masukkan : Pembeli membeli (Pembeli punya uang)

• Adegan (Scene 1) : MASUK
- Pembeli parkir mobil/motor
- Pembeli masuk Distro
- Pembeli melihat-lihat
- Pembeli berbincang-bincang dengan Penjual

• Adegan (Scene 2) : PENAWARAN
- Pembeli menunjukkan barang yang diinginkan
- Penjual mengambil barang
- Penjual memberi barang
- Pembeli membayar

• Adegan (Scene 3) : PULANG
- Pembeli mengambil mobil/motor
- Pembeli pulang

• Hasilnya :
- Pembeli puas
- Uang Pembeli berkurang
- Penjual senang


+++ SELESAI +++

Senin, 31 Mei 2010

Bagaimana perekonomian untuk mewujudkan tujuan nasional

Sebelum saya masuk pembahasan saya akan mengulang dulu ekonomi d Indonesia sebagaimana ini menjadi kondisi umum bagi Indonesia

Keberhasilan pembangunan yang telah d capai selama 30 tahun orde baru telah mengalami kemerosotan yang memprihatinkan , Karena tejadi krisis moneter pertengahan tahun 1997, dan berlanjut menjadi krisis ekonomi yg lebih luas. Landasan ekonomi yang d anggap kuat, ternyata tidak berdaya menghadapi gejolak keuangan eksternal serta kesulitan-kesulitan makro dan mikro ekonomi.

Hal ini disebabkan oleh penyelenggaraan perekonomian nasional kurang mengacu pada amanat pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 dan cendrung menunjukkan corak yang sangat momopolistik. Para pengusaha yang dekat dengan elit kekuasaan mendapatkan prioritas khusus yang berdampak timbulnya kesenjangan sosial. Rentannya eknomi Indonesia dipicu oleh jatuhnya nilai tukar rupiah sampai ketingkat rendah. Pemerintah tidak mengambil langkah yang kongkrit dan njelas untuk mengatasi krisis kurs tersebut. Sisitem perbankan yang tidak mandiri karena intervensi terhadap bank sentral yang terlalu kuat melemahkan ekonomi nasional.

Bagaimana Perekonomian Untuk Mewujudkan Tujuan Nasional"

Tujuan :

1. Untuk mengatasi krisis ekonomi moneter dalam waktu sesingkat-singkatnya , terutama untuk menghasilkan stabilitas keuangan nasional

2. Untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa

3. Dan melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan

Untuk mewujudkan perekonomian sesuai dengan tujuan nasional dapat dilakukan dengan cara seperti berikut ini :

- Mewujudkan nilai tukar rupiah yang wajar melalui pemilihan dan penetapan sistem nilai tukar untuk mengendalikan fluktuasi kurs. Karena itu, perlu di ambil tindakan alternative dari kebijakan yang telah dilaksanakan

- Mengendalikan tingkat suku bangsa dan menekan laju inflasi untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan produksi serta memulihkan daya beli masyarakat.

- Melakukan restruktasi dan menyehatkan perbankan sesuai dengan undang - undang tentang perbankan yang baru berserta peraturan pelaksanaannya.

- Menciptakan mekanisme penyelesain utang-utang swasta untuk mengendalikan citra kepercayaan luar negeri terhadap krediblitas usaha nasional. Perlu pula menciptakan sistem pemantauan dan pengawasan utang luar negeri ,baik oleh pemerintah maupun swasta.

- Menyediakan sembilan Pokok dan Obat-obatan yang cukup dan terjangkau oleh rakyat, baik memlau peningkatan produksi dalam negeri maupun impor.

- Menghidupkan kembali kegiatan produksi terutama kegiatan-kegiatan yang berbasis pada ekonomi rakyat dan berorientasi ekspor, sebagai dasar untuk menciptakan landasan ekonomi yang kuat.

- Mendayagunakan potensi ekonomi dari sumber daya alam khususnya sumber daya kelautan termasuk pengamannya untuk meningkatkan ekspor.

- Mendayagunakan potensi kepariwisataan sebagi sumber devisa negara.

Diberdayakan oleh Blogger.